Thursday, December 3, 2009
Kejayaan Kem Remaja Excellent di Perlis
Wednesday, December 2, 2009
Pengantin...
Pengantin...
untuk semua...
Pada suatu masa yang ditetapkan...
Kita pasti dirisik..
Pertunangan sejak azali..
Di hujung hidup nanti..
Berlangsungnya perkahwinanmu dengan maut..
Hantarannya..sakit dan nazak..
Tamu bertandang menghadiahkan esak tangis..
Pengantin dimandikan..
Dipakaikan baju cantik putih..
Wangian gaharu dan cendana..
Keranda jadi pelaminan..
Pengantin bersanding sendirian..
Di arak keliling kampung..
Berkompangkan azan dan kalimah kudus..
Akad nikahnya bacaan talkin..
Berwalikan liang lahat..
Saksi pula nisan-nisan..
Siraman air mawar..
Keluarga terdekat menepung tawar..
Tiba masa pengantin..
Menunggu sendirian..
Malam pertama bersama KEKASIH..
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan Dia menuntut janji..
Sucikah kita tatkala berpadu..
Pernahkah taubat sepanjang hayat..
Atau terkubur bersama dosa-dosa...
Dan Dia Kekasih itu..
Menetapkanmu ke syurga..
Atau melemparkan dirimu ke neraka
***AmAl KeRaNa AlLaH,hIdUp MuLiA,mAtI sYaHiD***
BERFIKIR SEBELUM MENGELUH
"Hari ini sebelum kita mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Fikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berkata-kata sama sekali.
Sebelum kita mengeluh tentang rasa dari makanan,
Fikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa,
Fikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.
Sebelum kita mengeluh bahawa kita buruk,
Fikirkan tentang seseorang yang berada pada keadaan yang terburuk di
dalam hidupnya.
Sebelum mengeluh tentang suami atau isteri anda,
Fikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan
teman hidup.
Sebelum kita mengeluh & memarahi ibu dan bapa kita yang masih hidup
Fikirkan tentang seseorang yang merintih pilu memerlukan kasih sayang ibu dan bapa
Hari ini sebelum kita mengeluh tentang hidup,
Fikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.
Sebelum kita mengeluh tentang anak-anak kita,
Fikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi
dirinya mandul.
Sebelum kita mengeluh tentang rumah yang kotor kerana pembantu tidak
mengerjakan tugasnya,
Fikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.
Dan di saat kita letih dan mengeluh tentang pekerjaan,
Fikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka
mempunyai pekerjaan seperti kita.
Sebelum kita menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
Ingatlah bahawa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.
Dan ketika kita sedang bersedih dan hidup dalam kesusahan,
Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahawa kita masih hidup !
*BELAJARLAH BERSYUKUR SEBELUM TERLAMBAT !!!!
Faham Sebelum Berjuang
Posted by USTAZ YUSSAINE YAHYA on Tuesday, December 1, 2009Banyak pihak yang mempertanyakan mengapa Imam Syahid Hasan Al Banna mendahulukan pemahaman dalam Arkanul Bai’ah ini. Ustadz Dr. Yusuf Al Qaradhawi menjelaskan bahwa urutan yang dibuat oleh Imam Syahid Hasan Al Banna sudah tepat. Karena beliau tahu betul skala keutamaan, mendahulukan apa yang harus didahulukan.
Skala aulawiyat dalam memperjuangkan Islam haruslah diperhatikan. Hal ini jelas, yang hampir tidak seorangpun diantara para pemikir dikalangan umat Islam yang memperselisihkannya. Dengan menentukan skala prioriti dalam melakukan kegiatan dakwah, tarbiyah, gerakan dan penataan ini yang keseluruhannya adalah merupakan unsur utama bagi setiap usaha menjulang Islam. Atau penghidupan kembali manhaj Islam dalam diri manusia, akan terwujudlah kebangkitan dan kebangunan di seluruh wilayah Islam sebagaimana yang kita saksikan saat ini.
Beliau lalu menjelaskan fungsi pemahaman selaras dengan keperluan sebenar, pemikiran harus mendahului gerakan, gambaran yang benar merupakan pendahuluan dari perbuatan yang lurus. Karena ilmu merupakan bukti keimanan dan jalan menuju kebenaran. Para ahli sufi juga membuat alur: ilmu akan membentuk sikap, sikap akan mendorong perbuatan. Sebagaimana pernyataan psikologi yang menyatakan ada alur antara pengetahuan, emosi dan perbuatan.
Prinsip Al Fahmu dengan 20 prinsipnya merupakan deklarasi bahwa Islam adalah solusi dan penyelesaian. Karena Islam adalah solusi maka kaedah-keidah yang ada dalam Al Fahmu ini akan menjadi kaedah dasar dalam melakukan segala aktiviti. Seperti halnya yang telah diterangkan pada prinsip pertama dalam rukun Al-Fahmu ini tentang Syumuliatul Islam:
“Islam adalah system yang syamil (menyeluruh) mencakup seluruh aspek kehidupan. Ia adalah Negara dan tanah air, pemerintahan dan umat, moral dan kekuatan, kasih sayang dan keadilan, peradaban dan undang-undang, ilmu pengetahuan dan hukum, materi dan kekayaan alam, penghasilan dan kekayaan, jihad dan dakwah, serta pasukan dan pemikiran. Sebagaimana ia juga aqidah yang murni dan ibadah yang benar, tidak kurang tidak lebih”
Prinsip pertama ini mengajarkan kepada kita bahwa aktiviti kita sehari-hari bukan hanya aktiviti semua yang tidak berlandaskan pada Islam, setiap muslim harus menyedari, mengetahui, meyakini dan mengamalkan Islam sesuai dengan kebesaran Islam itu sendiri. Sehingga semua permasalahan kehidupan baik yang yang peribadi dan yang lebih besar dari pada itu disandarkan pada tata aturan Islam.
Tidak ada pemisahan antara agama dan negara, seperti ungkapan ,” berikanlah hak negara kepada raja, dan berikanlah, hak agama kepada Tuhan.” Tidak akan pernah ada sekularisme dan liberalism dalam pemikiran dan aktivitas lainnya di muka bumi ini. Dan hal ini sepadan dengan firman Allah yang memerintahkan umat Islam untuk masuk ke dalam agama Islam secara kaffah.
Allah berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ
“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu”. (Al-Baqarah:208)
Pembahasan mengenai Rukun Al Fahmu dan 20 Prinsip ini sudah banyak sekali bertebaran di buku-buku yang ditulis oleh para pewaris Dakwah Imam Syahid Hasan Al Banna. Inti dari landasan Syar’i aktiviti berlandaskan Rukun Al Fahmu dapat kita ketahui di akhir rukun Al Fahmu ini Imam Syahid Hasan Al Banna menutupnya dengan kata-kata:
“Apabila saudaraku Muslim mengetahui agamanya dalam kerangka prinsip-prinsip tersebut, maka ia telah mengetahui makna dari Syi’arnya : Al Qur’an adalah undang-undang kami dan Rasul adalah Teladan kami. Artinya kerangka aktiviti hidup kita di dunia harus selalu berada dalam pedoman Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah Saw.
Kepentingan ‘al Fahmu’
Al-Fahmu dalam diri setiap ikhwah adalah suatu keniscayaan, sebab ia dapat membantu keselamatan amal, baiknya penerapan dan memelihara pelakunya dari ketergelinciran.
Umar bin Abdul Azia berkata: “Barangsiapa yang beramal tanpa di dasari ilmu, maka unsur merusaknya lebih banyak daripada maslahatnya”. [Sirah wa manaqibu Umar bin Abdul Aziz, Ibnu Al-Jauzi; 250]
Orang yang ikhlas beramal tetapi tidak memiliki pemahaman yang benar dan tidak mampu menempatkan sesuatu pada tempatnya mungkin dapat tersesat jauh. Rasulullah saw bersabda:
فقيه واحد أشد على الشيطان من ألف عابد
“Satu orang faqih itu lebih berat bagi syetan daripada seribu ahli Ibadah” [At-Tirmidzi: 5/46. Nombor:2641]
Umar bin Al-Khattab juga berkata: “Kematian seribu ahli ibadah yang selalu shalat malam dan berpuasa di waktu siang itu lebih ringan daripada kematian orang cerdas yang mengetahui hal-hal yang dihalalkan dan diharamkan oleh Allah”. [Jami' bayanil ilmi wal fadhlihi; Ibnu Abdul Barr: 1/26]
Rasulullah saw bersabda: “Semoga Allah memberi kecerahan pada wajah seseorang yang mendengar hadits dariku, lantas ia menghafalkannya hingga dapat menyampaikan kepada orang lain. sebab, terkadang seseorang membawa suatu pemahaman (ilmu) kepada orang yang lebih paham. Dan, terkadang orang yagn membawa sebuah ilmu bukan ulama.” [Abu Daud: 3/321. No. 3660 dan At-Tirmidzi: 5/33. No. 2656]
Allah SWT melebihkan satu nabi yang lain karena kedalaman pemahaman yang dianugrahkan kepadanya. Allah SWT berfirman: “Maka Kami telah memberikan pengertian kepada Sulaiman tentang hukum (yang lebih tepat), dan kepada masing-masing mereka telah Kami berikan hikmah dan ilmu”. (Al-Anbiya:79)
Ibnu Abbas dimuliakan meski masih muda usianya, melebihi kebanykan tokoh-tokoh senior lainnya, karena pemahaman yang baik yang dikaruniakan Allah kepadanya. Sehingga, ia berhak menjadi anggota Majelis Syura Amirul Mukminin Umar bin Khattab saat itu.
Oleh karena itu, wahai saudaraku, berusahalah memiliki pemahaman yang benar dan cermat. pemahaman yang mencapai dasar urusan dan menempatkan sesuatu pada tempatnya, tanpa berlebih-lebihan dan tanpa meremehkan. Juga pemahaman yang jernih, murni, integral dan peripurna. Sebab, barangsiapa yang dikaruniai oleh Allah pemahaman yang benar, maka ia telah mendapatkan karunia yang banyak, keutamaan yang besar terhindar dari ketergelinciran dan terjaga dari penyimpangan.
Ibnu Al-Qayyim berkata: “Benarnya pemahaman dan baiknya tujuan merupakan nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada hamba-hamba-Nya. Bahkan, hamba tidak dikarunia nikmat yang lebih utama setelah nikmat Islam melebihi kedua nikmat tersebut. Dua nikmat itu merupakan dua kaki dan tulang punggung Islam. Dengan keduanya, hamba terhindar dari jalan-jalan orang-orang yang dimurkai (yaitu orang-orang yang buruk tujuannya), dan dari orang-orang yang sesat (yaitu orang-orang yang buruk pemahamannya), serta akan menjadi orang-orang yang diberi nikmat (yaitu orang-orang yang baik pemahaman dan tujuannya). Merekalah orang-orang yang terbimbing di jalan yang lurus, di mana kita semua diperintahkan memohon kepada Allah dalam setiap shalat agar dibimbing ke jalan mereka.
Benar pemahaman merupakan cahaya yang disemayamkan oleh Allah dalam hati hamba-Nya. Dengannya , ia dapat membedakan antara yang baik dan yang buruk; yang hak dan yang batil; petunjuk dan kesesatan penyimpangan dan kelurusan..” [A'alamul Muwaqqi'in; Ibnu Al-Qayyim: 1/187]
Tuesday, December 1, 2009
ROYALTI MINYAK: MAHASISWA BERSAMA KERAJAAN PAS KELANTAN
Syabas di ucapkan kepada Kerajaan Negeri Kelantan yang di pimpin oleh PAS kerana tidak berputus asa bagi menuntut bayaran royalti dari Kerajaan Pusat sebagaimana termaktub dalam perjanjian.Kini usaha untuk menuntut royalti itu turut mendapat kerjasama daripada bekas pengerusi pertama PETRONAS ,Tengku Razaleigh Hamzah (MP Gua Musang).
Walaubagaimanapun,usaha yang gigih dari Kerajaan Kelantan ini perlu dan sewajibnya di sokong oleh semua lapisan masyarakat dari luar Negeri Kelantan dan yang pastinya golongan terpelajar seperti mahasiswa seluruh negara harus bersatu hati menyokong kuat Kerajaan Negeri Kelantan bagi mendapat haknya yang dinafikan oleh Kerajaan Pusat yang penipu itu.
Kerajaan Pusat yang di pimpin oleh UMNO terus-menerus menzalimi rakyat sejak sekian lamanya,jika dahulu Kerajaan Negeri Terengganu yang di pimpin oleh PAS menjadi mangsa belasahan Kerajaan Pusat dengan menarik serta-merta wang royalti dan menukarnya kepada wang ehsan.Seolah-olah Kerajaan Pusat tidak dapat menerima kemenangan PAS dalam pilihanraya umum pada tahun 1999,lalu Kerajaan Pusat menidakkan hak pemberian wang royalti kepada Kerajaan Negeri Terengganu yang di pimpin oleh PAS.
PETRONAS telah mengikut saluran perjanjian yang betul dengan kerajaan negeri,namun yang menjadi penghalang kepada pemberian wang royalty adalah pemimpin UMNO-BN,semasa PAS memegang Kerajaan Terengganu dahulu ,PETRONAS yang di pengerusikan oleh Tan Sri Hassan Merican telah menandatangani cek lebih kurang RM500 Juta dan apabila bersiap sedia hendak menyerah kepada YAB Menteri Besar (TG Hj Abdul Hadi Awang) tetapi telah di halang oleh Perdana Menteri ketika itu(sumber Harakah edisi 3-5 Zulhijah 1430).
Sekarang sudah jelas kepada kita bahawa Kerajaan Pusat bukan sahaja zalim tahap dewa,tetapi pengecut dan pondan serta tidak professional dalam melaksanakan tanggungjawab terhadap rakyatnya.Sewenang-wenangnya menggunakan kuasa yang mereka miliki untuk terus memperberukkan rakyat terutama di Negeri Terengganu dan Kelantan.
Melihat kepada suasana semasa,Kerajaan Pusat akan terus mempertahankan tindakannya untuk tidak memberi wang royalti kepada Kerajaan Kelantan,sebaliknya berkeras dengan wang ehsan yang akan di salurkan terus kepada Badan Perhubungan UMNO Negeri.Ini lah kejahatan yang paling kejam di lakukan oleh Kerajaan Pusat kepada Kerajaan Negeri Kelantan yang di perintah oleh PAS.
Ayuh bangkitlah mahasiswa di seluruh negara untuk terus melawan Kerajaan Pusat yang keparat ini,turunlah ke medan untuk memberitahu masyarakat yang berada di kampung-kampung tentang perkhianatan pemimpin UMNO-BN terhadap rakyat Negeri Kelantan .
Oleh: Muhammad Hafizul Al-Mempelami
Bsc Hons Marine Technology.














