Sunday, July 25, 2010

Sebab hitler membunuh yahudi



saya boleh bunuh semua yahudi ketika saya berkuasa. Saya tinggalkan sedikit kepada kamu agar kamu kenal siapa yahudi dan cari jawapan kenapa saya membunuh mereka

Seringkali, tabiat, perilaku dan pendirian seseorang adalah hasil dari pengalaman masa lalunya. Semasa kecil Hitler adalah seorang anak yang dibuang, ayahnya sangat membencinya dan menganggap perilakunya yang “antisosial” itu adalah sebuah hinaan kerana Alois Hitler (Ayah Hitler) mengawini saudaranya sendiri. Adi (nama kecil Adolf Hitler) dilahirkan pada tanggal 20 April 1889 di sebuah kota kecil di Austria dekat perbatasan Jerman. Ayahnya adalah seorang yang keras dalam mendidik anak sedang ibunya baik kepadanya.

Ibunya adalah salah seorang dari sedikit orang yang benar-benar disayangi oleh Adolf. Ibunya sangat percaya bahawa anaknya adalah seorang pintar dan selalu menganggap anaknya normal, walaupun sejak kecil sudah menunjukkan gejala destruktif dan antisosial. Umur 18 tahun, Adolf sudah menjadi seorang yatim piatu setelah ibunya meninggal dunia sedangkan ayahnya sudah meninggal terlebih dahulu sebelumnya. Masa kecil yang diliputi dengan kebencian dan perlakuan tidak adil dari ayahnya ini memberikan pengaruh besar dalam mental dan kejiwaan Hitler dewasa.

Ada hal yang harus kita fahami bahawa, jangan meremehkan “dendam masa kecil”. Contoh lain juga boleh kita dapati dari kisah Mao Tse Tung. Mao kecil pernah bersekolah di sekolah yang didirikan oleh para pendakwah dari Eropah, oleh sebab suatu hal Mao dimaki oleh salah satu pengajar dengan makian yang bersifat perkauman “anjing kuning!” dan mulai saat itu Mao tidak pernah kembali ke sekolah itu.

Membenci kaum agamawan. Kemudian menjadi pemimpim komunis terbesar di China, juga menjadi pembunuh tegar, jutaan kaum terpelajar dan seniman tewas dibunuh dan dihukum buruh paksa dalam Revolusi Kebudayaan 1965. tidak kalah sadis dengan Hitler Sebuah dendam masa kecil; inilah bahayanya jika itu dialami oleh seorang pemimpin!

Hitler awalnya bercita-cita menjadi seorang seniman (bukan menjadi tentara/ ahli politik). Sebagai pencinta seni, maka dia mencuba mendaftar ke sebuah fakulti seni di Wina, Austria, tetapi ditolak. Penolakan ini memiliki kesan besar bagi dirinya.

tekanan, yatim-piatu, tidak ada wang, sehingga dia selama kira-kira setahun menjadi kebiasaan, hidup dari belas kasihan orang lain di jalanan. Selama itu, dia juga mulai benci terhadap orang Yahudi, kaum pendatang yang hidup lebih mewah, dan ini dikuatkan dengan pendengaran dari ceramah yang sifatnya “Antisemit” oleh Walikota Vienna Karl Lueger.

Teori Lueger yang menyalahkan kekacauan ekonomi dan politik kepada kaum Yahudi, mengispirasinya menjadi pembenci kaum Yahudi sepanjang hidupnya. Ini pula yang membangun ideologinya dan menganggap bangsa Arya adalah ras tertinggi. Banyak orang berkata, seandainya saja dia diterima di sekolah seni tersebut, mungkin Hitler hanya akan menjadi seniman seperti Picasso misalnya, mungkin sejarah juga akan lain ceritanya. Disinilah salah satu titik pentingnya Hitler, dia mengubah sejarah (meskipun ke jalan yang dianggap salah). Garis hidupnya bagaikan takdir yang tidak boleh diubah.

Di tahun 1914, Jerman ikut serta dalam Perang Dunia 1 dan Hitler masuk tentera. Sewaktu perang di garis depan, dia terluka, dipulangkan dan mendapatkan anugerah untuk keberaniannya. Selama perang, Hitler berangsur-angsur menjadi seorang patriot untuk Jerman meskipun dia sendiri bukan warga negara Jerman (dia lahir di Austria). Maka dari itu, sewaktu Jerman kalah perang, dia tidak mampu menerima kenyataan, kerana bagi Hitler, Jerman adalah yang terkuat. Dia lalu menyalahkan para 'pengkhianat', terutama orang Yahudi sebagai penyebab Jerman kalah perang.

Jerman setelah kalah perang porak poranda. Keadaannya sangat tegang dengan kota-kota yang hancur, harga barang tinggi ditambah lagi dengan datangnya gerakan-gerakan revolusi komunis. Hitler sendiri tetap berdiam di tentera. Hitler membenci orang-orang dari berbagai ideologi, termasuk komunis (Karl Marx adalah seorang Yahudi), sosialis kapitalis dan liberal. Sebenarnya pangkat tentera Hitler hanya sampai Kopral, boleh dibayangkan betapa hebatnya orang ini, dia menjadi Army Commander yang ditakuti seluruh dunia pada Perang Dunia 2.

Tahun 1919 Hitler lalu bergabung dengan sebuah partii kecil bernama Parti Pekerja Jerman dan meninggalkan pasukan tenteranya. Saat berhasil menjadi pemimpin dan akhirnya mengubah namanya menjadi parti NAZI. Tahun 1920, Hitler menerbitkan simbol Swastika dan Tahun 1921 Parti ini semakin kukuh dengan didukung oleh kelompok ketenteraan Amerika.

Disinilah kita boleh melihat salah satu kepintaran Hitler, berorganisasi dan berpidato. Apapun yang Hitler katakan adalah seperti sebuah “Religion’s order” yang membuat pengikutnya menjadi super fanatic.

Maka sebab utama kenapa Adolf Hitler membunuh bangsa yahudi kerana mereka menjadi pengkhianat Negara Jerman walaupun yahudi dilayan baik dan hidup mewah sedangkan mereka cuma pelarian.

No comments:

Post a Comment

kekoh sokmo

Related Posts with Thumbnails