Saturday, August 28, 2010

Hidup hanya 3 jam

Palingenia Longicauda atau dikenal juga dengan nama Tisa’s Flower adalah suatu spesies serangga purba. Spesies serangga ini diketahui dari 200 juta yang lalu. Salah satu tempat munculnya serangga ini adalah di Tisa River.

Tisa River atau Sungai Tisa adalah salah satu tempat terakhir dimana setiap tahun serangga tersebut muncul dalam jumlah yang sangat besar. Hal tersebut merupakan sebuah tontonan yang besar, “wedding dance” di atas Sungai Tisa.


Hanya beberapa hari di bulan Jun setiap tahunnya (bahkan bukan juga setiap tahun) Tisa’s Flower lahir, kahwin, dan mati. Selama 3 jam segalanya akan berakhir, hidup yang sangat singkat. Serangga jenis ini tidak mempunyai mulut, mereka hidup hanya untuk kahwin lalu mati.

Hidup yang sangat singkat, tapi sangat indah ini benar-benar pemandangan yang susah untuk diceritakan hanya melalui gambar atau kata-kata.



Sangatlah menarik untuk menyaksikan fenomena tersebut, yang merupakan salah satu fenomena terindah yang hanya berlangsung selama 5 hari saja di bulan Jun. Ribuan serangga ini terbang dengan semangatnya memenuhi seluruh sungai.


Serangga Palingenia Longicauda ini merupakan salah satu serangga “mayfly” yang terbesar di Eropah. Jenis serangga jantan panjangnya bolehmencapai 12 cm, dari kepala sampai ekor. Serangga ini berada pada masa larva selama 3 tahun. Selama 3 tahun tersebut, larva berada di dasar sungai.

Tetapi masa hidupnya sangat singkat iaitu 3 jam saja. Apabila lahir mereka tumbuh dewasa, berpasang-pasangan kemudian terus mati. Serangga ini mempunyai sayap yang unik, sayap mereka akan berganti kulit setelah mancapai fungsi utamanya.


Tisa's Flower tumbuh dewasa hanya satu kali. Dan di saat pertengahan bulan Jun, pada pukul 5.00 – 6.00 PM, mereka akan menari-nari di atas sungai dalam kelompok yang besar. Kemudian mereka akan berganti kulit di atas pohon, di tanah, atau dimanapun tempat yang mereka hinggapi.

Fenomena tersebut dikenal dengan nama Tissa Blooming atau Pemekaran Tisa. Setelah mereka tumbuh dewasa secara penuh (setelah beberapa saat mereka berganti kulit), serangga jantan hanya memiliki beberapa jam saja untuk bertemu betina pasangan mereka dan berpasangan sebelum mereka mati.

Setelah berpasangan atau kahwin , serangga betina terbang menyusuri sungai untuk memastikan apakah telurnya sudah berada di dalam sungai dan jatuh ke dalam dasar sungai. Kemudian telur tersebut akan menjadi larva dalam waktu 45 hari dan akan menetas setelah 3 tahun.


Serangga ini merupakan serangga yang sensitive dengan popolusi. Jika mereka berada di sebuah sungai, pastilah sungai tersebut merupakan sungai yang bersih. Disamping sebagai indicator lingkungan, serangga ini juga makanan yang bagus buat ikan, sehingga beberapa pemancing menggunakan serangga ini sebagai umpan pada pancing mereka.

Saat ini serangga Palingenia longicauda sudah pupus di beberapa Negara Eropah dan hanya boleh ditemui di Serbia dan Hungary.

No comments:

Post a Comment

kekoh sokmo

Related Posts with Thumbnails