Monday, January 11, 2010

Gadis Muslim Raih Mahasiswa Terbaik 2009 di Belanda

Seorang gadis Muslim giat membantu siswa-siswa keturunan Maroko dalam belajar, sehingga berhasil mengurangi angka putus sekolah

Rabia Bouzian, seorang mahasiswa berusia 24 tahun dari kota Rotterdam, terpilih sebagai Mahasiswa Teladan 2009 oleh Student Unions LSVb, ISO dan situs Science Guide. Ia mendapat penghargaan dari pemerintah Belanda yang diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan Ronald Plasterk Kamis (7/1).

Bouzian yang mempelajari manajemen bisnis kecil dan ritel di Hogeschool Rotterdam, dinilai berhasil membimbing siswa baru yang ingin lebih maju dan juga teman-temannya yang sama berasal dari keturunan Maroko. Usaha Bouzian itu turut membantu mengurangi angka putus sekolah di komunitasnya.

Menurut Science Guide, ISO dan LSVb, Bouzian telah menunjukkan bahwa ada sesuatu yang bisa diperbuat untuk mengurangi tingkat kegagalan siswa dalam belajar.

Marja van Bijsterveldt, politisi wanita yang juga Sekretaris Negara untuk Urusan Budaya, Pendidikan, dan Ilmu Pengetahuan, memuji apa yang telah dilakukan Bouzian.

Media massa juga banyak yang memuji hasil kerja Bouzian dan teman-temannya.

“Pelajar-pelajar seperti inilah yang patut dibanggakan,” begitu komentar Van Bijsterveldt.

Alasan pihak penyelenggara memilih Bouzian sebagai pemenang, karena gadis itu dan teman-temannya bisa berbuat nyata, sebuah kebijakan dalam bidang pendidikan yang seringkali hanya bersifat konseptual dan sekedar ditulis dalam banyak literatur pendidikan.

“Ia paham betul bagaimana mewujudkannya, tahu tentang berbagai kemungkinan dan tantangan dalam mewujudkannya. Hal itu bisa menjadi inspirasi bagi para siswa dan teman-temannya,” demikian kata panitia.

www.hidayatullah.com

No comments:

Post a Comment

kekoh sokmo

Related Posts with Thumbnails